![]() |
| Ilustrasi pernikahan |
TERNATE, Gelora News - Dinas Sosial Maluku Utara di tahun 2026 ini mengalokasikan anggaran untuk bantuan sosial, berupa paket sembako dan santunan. Dari keseluruhan program tersebut, yang menarik adalah santunan Kematian dengan total sebesar Rp 1 Miliar, dan santunan perkawinan sebesar Rp 300 Juta. Program ini masuk dalam kegiatan Pengelolaan Data Fakir Miskin Cakupan Daerah Provinsi.
Sesuai data yang diperoleh Gelora News dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tahun 2026, selain program tersebut, Dinsos Malut juga mengalokasikan anggaran Rp 2,5 miliar untuk bantuan sembako, penyediaan susu (anak stunting sebesar Rp. 300 juta, pengadaan kasur sebesar Rp. 350 juta, bantuan alat bantu (Kursi Roda, Alat bantu dengar, Tongkat) sebesar Rp. 535 juta dan bantuan alat bantu (Kaki Palsu) sebesar Rp. 500 juta.
Program bantuan itu masuk dalam beberapa kegiatan, seperti Rehabilitasi Sosial Dasar Anak Terlantar di dalam Panti, Pengelolaan Data Fakir Miskin Cakupan Daerah Provinsi, Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam dan sosial Provinsi, Rehabilitasi Sosial Dasar Penyandang Disabilitas Terlantar di dalam Panti, dan Pemberdayaan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Provinsi.
Selain itu, di kegiatan Rehabilitasi Sosial Dasar Penyandang Disabilitas Terlantar di dalam Panti,Dinsos juga punya program Fasilitasi Biaya Pemulangan Jenazah PPKS (Pasien) Dari Luar/Dalam Provinsi sebesar Rp. 1,5 miliar, dan Fasilitasi Biaya Modal Usaha Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) sebesar Rp. 1,250 miliar pada kegiatan Pemberdayaan Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial Provinsi. (eko)

0 Komentar